Fakta Kretek Rempah CK

Fakta Kretek Rempah CK

April 27, 2017 Off By admin CK
Kretek rempah Cigarskruie, atau banyak dikenal dengan sebutan kretek CK, dengan menyebut kretek kita bisa menduga bahwa kandungan utama di dalamnya adalah tembakau dan cengkeh. Berkenaan dengan tembakau sebelum membahas tentang rempah lainnya, di bawah ini info tentang tembakau yang selalu disembunyikan oleh para #antitembakau di Indonesia dan dunia, yang banyak di paparkan oleh beberapa ahli tembakau.
Menurut penelitian Dr. Arief Budi Witarto (peneliti bioteknologi dari LIPI/Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia), tembakau dapat digunakan sebagai reaktor penghasil protein GCSF (Growth Colony Stimulating Factor) yang sangat penting dalam menstimulasi produksi darah. Nikotin yang terkandung dalam tembakau juga mampu mencegah penyakit Parkinson. Selama konsumsi nikotin tidak melampaui ambang batas yang direkomendasikan, maka nikotin tidak berbahaya.
Dr. Gretha Zahar (ahli kimia radiasi) dan Prof. Sutiman Bambang Sumitro (guru besar nanobiologi dari Universitas Brawijaya Malang), melalukan kajian ilmiah mengenai tembakau. Keduanya menemukan bahwa partikel dalam asap rokok dapat meluruhkan radikal bebas. Melalui kajian ilmiah berbasis nanosains, nanoteknologi, dan nanobiologi yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademik, asap rokok dianalisa dengan instrumen gas chromatography yang menemukan bahwa sesungguhnya senyawa dalam asap rokok tidak semata-mata senyawa radikal bebas melainkan banyak polimer berbentuk kumpulan butiran partikel. Nikotin adalah salah satu bagian kecil dari butiran partikel dari asap rokok.

Seperti yang pernah Prof. Sutiman Bambang Sumitro saat pertemuan Kedai CK Nusantara di Kaliurang, DI.Yogyakarta bahwa, “Yang berbahaya pada asap rokok itu adalah karena bahan sausnya berasal dari zat kimia, bukan pada tembakau..”.

Penelitian lainnya menemukan kegunaan medis tembakau untuk menyembuhkan kanker mulut rahim. Kepala Peneliti di Georgetown University, Washington DC, Dr. Kenneth Dretchen telah lama melakukan penelitian terhadap virus HPV. Ia mengembangkan antibodi terhadap HPV dari senyawa yang terkadung dalam tembakau. Untuk beberapa alasan HPV tidak berkembang biak dengan baik di bawah kondisi mikrobiologi normal. Setelah diteliti, ternyata lingkungan yang tepat untuk perkembangan sel kuman itu terdapat pada tumbuhan tembakau.
Di bawah ini 12 rempah yang digunakan di kandungan saus Kretek Rempah CK, adalah sebagai berikut:
JAHEJahe dapat menurunkan tekanan darah karena jahe merangsang pelepasan hormon adrenalin dan mampu memperbesar pembuluh darah. Kandungan enzim lipase dan protease pada jahe membantu proses pencernaan. Jahe juga dapat mencegah penggumpalan darah dan serangan jantung. Jahe membuat lambung menjadi nyaman karena ada zat antimual. Jahe juga mengandung antioksidan yang membantu menetralkan efek merusak akibat dari radikal bebas di dalam tubuh.
JINTEN HITAM; Meningkatkan kekebalan tubuh dari serangan virus, kuman, dan bakteri. Mempertahankan tubuh dari serangan kanker dan menghentikan pertumbuhan sel tumor. Kandungan omega 3 dan omega 6 mampu meningkatkan daya ingat, kecerdasan, dan relativitas (aktivitas) sel otak agar tidak cepat pikun. Meringankan berbagai jenis penyakit pernafasan, asthma bronchial, bronchitis, serta mampu mengatasi gangguan susah tidur dan stres.
KAPULAGA; Mengandung minyak atsiri, sineol, terpineol, borneol, protein, gula, lemak, silikat, kersik, betakamfer, sebinena, mirkena, mirtenal, karvona, terpinil yang berguna sebagai obat penyembuh batuk dan mencegah pengeroposan tulang.
KENCUR; Kencur sangat terkenal khasiatnya antara lain untuk menghilangkan rasa nyeri dan penambah tenaga. Menghilangkan kembung di perut, mengurangi sakit gigi, nyeri dada, sakit kepala, dan sembelit. Mengobati radang lambung, panas dalam, serta keracunan. Selain itu kencur juga bermanfaat untuk melonggarkan saluran pernafasan dan mengurangi lendir-lendir yang berlebihan di tenggorokan dan saluran pernafasan.
KETUMBAR; Melancarkan pencernaan, meredakan sakit kepala, mencegah muntah, influenza, dan wasir. Mencegah radang lambung dan radang payudara. Mengobati campak, masuk angin, dan tekanan darah tinggi. Mengobati lemah syahwat.
KAYU MANIS; Tersusun dari senyawa sinamaldehid. Di dunia kedokteran senyawa tersebut diketahui memiliki sifat anti agregasi platelet. Platelet adalah kolesterol yang menempel pada pembuluh darah sehingga kayu manis bermanfaat untuk mencegah terjadinya stroke.
KULIT PISANG RAJA; Hasil penelitian tim Universitas Kedokteran Taichung Chung Shan Taiwan membuktikan bahwa kulit pisang raja ternyata mengandung vitamin B6 dan serotonin yang berguna untuk mengurangi gejala depresi dan menjaga kesehatan retina mata, membuat seseorang tenang dan rileks.
LADA HITAM; Mengandung saponin, flavonoida, minyak atsiri, kavisin, resin, zat putih telur, amilum, piperine, piperline, kariptone yang mampu melancarkan menstruasi, meredakan serangan asma, meringankan gejala rematik, mengatasi perut kembung, dan mengobati sakit kepala.
MADU HUTAN; Banyak mengandung karbohidrat, protein, alkaloid, asam amino, enzim, vitamin C, mineral, dan flavonoid yang mampu menambah stamina dan vitalitas. Menghilangkan rasa letih, mengobati sakit pinggang, memperlambat proses penuaan kulit, serta mencegah kencing batu, panas dalam, dan tipus.
SIRIH; Merangsang syaraf pusat dan daya pikir; meningkatkan gerakan peristaltik, meredakan kejang, dan dengkur; memiliki efek mencegah ejakulasi dini; mengatasi batuk bronchitis dan menghilangkan bau badan; mengobati luka bakar, mimisan, bisul, mata gatal dan merah; serta menghentikan peradangan gusi, sariawan, dan menghilangkan bau mulut.
SIWAK; Peneltian terbaru terhadap kayu siwak menunjukkan, bahwa siwak mengandung mineral-mineral alami yang dapat membunuh bakteri; menghilangkan plak; mencegah gigi berlubang, serta memelihara gusi.
CENGKEH; Mengobati sakit gigi, kolera; menambah denyut jantung, sebagai aroma terapi, dan mengobati campak.
Paparan di atas bisa berikan jawaban fakta tentang kretek rempah Indonesia, yang telah ada sejak lama di nusantara ini. Demikian juga fakta kretek rempah CK sebagai bagian penjaga dan pelestari budaya dan tehnologi peninggalan nenek moyang Indonesia. Siapa lagi kalau bukan kita sendiri yang melakukannya, sebagai bagian bangsa ini. (ckmedia)